Jual Kamboja Kering Dan Basah

Pohon kamboja, khususnya kamboja berbunga putih (Plumeira alba), masih dipandang sebelah mata. Sebab, kebanyakan tanaman ini tumbuh di kuburan. Tidak jarang, orang menyebutnya sebagai bunga kuburan. Bunganya yang telah dikeringkan, lantas ditumbuk halus, banyak dipakai sebagai bahan baku wewangian, kosmetik, industri kerajinan dupa, spa, serta teh herbal. Untuk harga perkilo, kami tidak mematok harga paten dikarenakan harga yang tidak stabil dan berubah sewaktu-waktu. Jika anda berminat, silahkan hubungi kami atau jika anda ada di Banjarmasin, bisa datang langsung ke tempat kami.
Dikirim oleh : Kamboja Kering, banjarmasin, 081334232727 | Kunjungi Website

Dijual Rumah ada sarang Walet-Tulungagung

Dijual Rumah Murah ada sarang Walet lengkap Dengan Instalasi Speaker, lb 90m2 sarang walet 3x7m diatas ada kolam, rumah monyet untuk walet 2x2m. Harga 175juta tanpa perantara Bila ada yang berminat langsung hubungi kami
Dikirim oleh : Rumah Murah, Bangoan kedungwaru Tulungagung, 081351015777 | Kunjungi Website
Tampilkan postingan dengan label inside. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inside. Tampilkan semua postingan

4 Cara Penting Mencegah Diare

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Diare pada bayi dan anak-anak seringkali dianggap enteng dan tidak membahayakan. Sehingga pada saat datang ke dokter kondisi bayi atau anak tersebut sudah menderita dehidrasi yang berat dan bisa mengancam keselamatan nyawanya. Biasanya jika bayi berumur kurang dari 1 bulan sudah bisa masuk kategori terkena diare ketika frekuensi buang air besarnya lebih dari empat kali dalam sehari.
Berikut adalah 4 cara penting untuk mencegah diare pada bayi dan anak-anak anda:
  1. Selalu perhatikan kebersihan dan nutrisi yang seimbang untuk bayi anda sebagai pendamping ASI setelah bayi anda berusia 6 bulan.
  2. Menjaga kebersihan dengan menjadikan cuci tangan dengan sabun sebagai kebiasaan untuk seluruh anggota keluarga. Hal ini penting karena penularan diare biasanya melalui kontak langsung dari tinja melalui tangan. Sebelum mengolah makanan untuk si kecil juga sebaiknya anda mencuci tangan pakai sabun terlebih dahulu.
  3. Kebersihan makanan dan minuman yang kita konsumsi harus selalu diperhatikan. Sama halnya dengan kebersihan perabot minum, makan dan mainan si kecil.
  4. Bila bayi anda menunjukkan gejala diare, tetap berikan Air Susu Ibu (ASI). Hal ini penting agar asupan gizi si bayi tetap terjaga dan mencegah gejala diare tersebut menjadi semakin parah.
Sumber Artikel

Rating: 4.5

Gejala dan Pengobatan Diare Pada Anak

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


Salah satu penyakit yang sering diderita oleh balita dan anak-anak adalah diare. Penyakit diare adalah penyakit yang berbahaya dan tidak bisa dipandang sepele. Jika diare berlangsung terus menerus, bayi atau anak Anda akan terkena dehidrasi yang bisa berbahaya bagi organ-organ tubuhnya.
Berikut adalah gejala-gejala diare yang harus anda perhatikan:
  1. Jika anak atau bayi anda secara tiba-tiba buang air besar dalam frekuensi dan jumlah yang besar lalu menjadi cair maka kemungkinan besar ia terkena diare.
  2. Muntah, panas, badan lesu, tidak nafsu makan, ada darah dan lendir dalam kotoran adalah beberapa gejala diare yang harus anda waspadai.
  3. Jika bayi anda buang air besar lebih dari 4 kali dalam sehari juga harus anda waspadai, karena kemungkinan besar anak anda terkena penyakit diare.
Bila bayi atau anak anda menderita gejala-gejala di atas, berikut adalah langkah-langkah pengobatan yang bisa anda lakukan untuk mengatasi diare:
  1. Menggantikan cairan tubuh yang hilang adalah langkah yang paling penting untuk dilakukan dalam mengatasi diare. Anda bisa memberikan cairan yang mengandung elektrolit seperti oralit melalui botok susu atau gelas. Jika diare anak atau bayi anda terlihat berat dan ia tidak sanggup untuk minum, maka ia harus diberi cairan melalui infus.
  2. Jika bayi anda masih menyusui, jangan stop asupan ASI bayi anda. Bayi sebaiknya tetap disusui agar tetap terjaga asupan gizinya. Jika bayi anda tidak disusui dengan ASI, anda bisa memberikan susu formula yang tidak mengandung laktosa, namun berikan hanya setelah dehidrasinya teratasi dengan cairan elektrolit.
  3. Antibiotik yang diberikan oleh dokter biasanya hanya untuk diare infektius yang disebabkan oleh bakteri. Jika anak anda hanya menderita diare yang disebabkan infeksi biasa, pemberian antibiotik tidak diperlukan karena diare akan mereda dengan sendirinya.
Satu hal penting yang harus anda perhatikan adalah terkadang memberikan obat untuk menghentikan penyakit diare bisa membahayakan bayi karena biasanya obat ini akan menghalangi tubuh untuk membuang penyebab infeksi melalui tinja. Karena itulah konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ahli sebelum anda memberikan obat diare kepada anak atau bayi anda.
Sumber Artikel 
Rating: 4.5

5 Fakta Pentingnya Melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Salah satu jalan utama masuknya bibit penyakit adalah tangan. Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun sangat disarankan untuk dijadikan sebuah budaya dan kebiasaan sehari-hari. Tangan yang kotor bisa jadi penyebab utama berbagai penyakit, salah satunya terkena diare. Kita tidak bisa meremehkan penyakit diare karena terbukti saat ini diare adalah penyebab nomor dua kematian pada balita.
Bibit penyakit biasanya masuk ke tubuh kita melalui 2 jalan. Yang pertama adalah melalui tangan dan satu lagi melalui hidung. Dengan mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun secara rutin maka secara otomatis tubuh kita akan terlindung dari bibit penyakit yang masuk melalui tangan.
Sampai saat ini ternyata bukan hanya anak-anak saja yang malas untuk mencuci tangan, sebagian besar orang dewasa juga masih sulit untuk membiasakan diri untuk mencuci tangannya. Karena itulah kampanye pentingmya mencuci tangan melalui media kepada masyarakat luas harus terus di lakukan.
Berikut adalah 5 fakta pentingnya melakukan cuci tangan dengan memakai sabun:
  1. Mencuci tangan dengan menggunakan air saja tidak cukup karena lemak dan kotoran masih menempel di tangan.
  2. Mencuci tangan dengan memakai sabun selain menghilangkan lemak dan kotoran yang menempel ditangan juga akan mencegah timbulnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh kuman, seperti radang tenggorokan, masalah saluran pernafasan, disentri, diare, iritasi kulit, biang keringat, mata merah, jerawat, bau badan, dan tipus.
  3. Setelah ke jamban dan sebelum menyentuh makanan (sebelum mengolah atau memakan makanan) adalah saat-saat yang sangat penting untuk mencuci tangan dengan memakai sabun karena dapat menghilangkan kuman yang menempel ditangan.
  4. Membiasakan diri mencuci tangan dengan memakai sabun adalah kegiatan preventif yang paling murah dan efektif dan dapat mengurangi biaya pengobatan kesehatan kita.
  5.  Kebiasaan cuci tangan pakai sabun sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan karena penyakit yang disebabkan oleh kuman seperti diare seringkali membuat para siswa tidak masuk sekolah. Salah satu penelitian yang dilakukan diluar negeri menunjukkan membiasakan cuci tangan pakai sabun bisa mengurangi absesi sekolah sekitar 42 persen.
Sumber Artikel
Rating: 4.5

Dampak CTPS Bagi Pendidikan

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ







Rating: 4.5
Cuci tangan pakai sabun (CTPS) memang terdengar sederhana dan mudah, namun walaupun sederhana dan mudah ternyata sebagian besar warga negara Indonesia belum melakukannya dengan konsisten setiap harinya. Padahal CTPS mempunyai peran besar dalam menjaga kesehatan tubuh dan juga mempunyai dampak terhadap pendidikan.
CTPS tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara yang paling efektif dan murah untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk ISPA dan diare. Dua penyakit tersebut merupakan penyebab kematian utama pada anak-anak. Sebanyak 3,5 juta anak-anak di seluruh dunia meninggal dunia sebelum mencapai umur lima tahun karena kedua penyakit tersebut setiap tahunnya.
Selain dua penyakit tersebut, mencegah infeksi kulit, mata, SARS, flu burung, dan cacing yang tinggal di dalam usus adalah manfaat lain yang bisa anda dapat jika melakukan CTPS secara rutin setiap harinya.
Selain sangat penting untuk kesehatan tubuh manusia, CTPS juga mempunyai dampak terhadap dunia pendidikan. Seperti yang kita ketahui bahwa biasanya siswa-siswa sekolah sangat malas untuk melakukan CTPS secara rutin dan hal inilah yang menyebabkan mereka sangat mudah terkena penyakit yang disebabkan oleh kuman seperti penyakit Diare.
Bila para siswa tersebut melakukan CTPS dengan rutin dan tanpa henti, kemungkinan besar angka absensi pada sekolah tersebut akan turun. Hal ini bisa kita lihat pada suatu penelitian di luar negeri yang menunjukkan bahwa angka absensi siswa dapat dikurangi sekitar 42 persen jika para siswa melakukan CTPS dengan benar dan rutin setiap harinya.
Lembaga Swadaya Masyarakat Spektra juga melakukan penelitian terhadap 550 siswa yang tinggal di 11 kabupaten di provinsi Jawa Timur. Hasilnya dengan melakukan dan membiasakan CTPS terutama saat sebelum makan ternyata dapat menurunkan angka absensi siswa sekolah akibat terkena penyakit diare hingga 11%.
Sumber Tambahan

Apa Itu Demam Q?

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


Demam Q (demam query) sering dianggap penyakit ringan karena gejalanya mirip dengan gejala flu biasa, bahkan ada beberapa orang yang menderita penyakit ini tidak ada gejala sama sekali. Namun yang cukup mengkhawatirkan adalah pada beberapa orang (walaupun tidak banyak), infeksi akan muncul kembali beberapa tahun kemudian dan bisa lebih mematikan dan berakibat rusaknya jantung, otak, paru-paru, dan hati. Orang-orang yang bekerja dengan domba, petani, dan dokter hewan adalah para pekerja yang mempunyai resiko tertinggi bisa terjangkit demam Q.
Penyebab
Bakteri yang bernama Coxiela Burnetii adalah bakteri penyebab demam Q. Bakteri ini banyak ditemukan pada domba, kambing, dan sapi. Binatang peliharaan seperti anjing, kucing, dan kelinci juga bisa terinfeksi bakteri ini. Bakteri tersebut akan keluar dari tubuh hewan melalui plasenta, susu, dan kotoran. Ketika semua media tersebut mengering, bakteri tersebut kemudian menjadi bagian dari debu yang dapat melayang di udara. Manusia yang menghirup bakteri tersebut akan terinfeksi bakteri ini lewat paru-paru.
Gejala
Kebanyakan orang yang terinfeksi demam Q tidak menunjukkan gejala apapun, kalaupun ada gejala biasanya hanya seperti gejala flu biasa atau anda akan menemukannya 2-3 minggu setelah terpapar bakterinya. Gejala-gejalanya adalah:
  1. Sakit kepala yang amat sangat.
  2. Suhu tubuh mencapai 40,5 derajat celcius.
  3. Kelelahan
  4. Mual
  5. Batuk
  6. Diare
Pengobatan
  1. Jika anda hanya terinfeksi demam Q ringan, demam tersebut akan reda tanpa pengobatan dalam waktu sekitar 2 minggu.
  2. Antibiotik yang diberikan oleh dokter harus terus dikonsumsi selama 18 bulan.
  3. Operasi penggantian organ harus dilakukan jika infeksi demam Q sudah merusak organ tubuh, seperti otak, paru-paru, hati dan jantung.
Sumber Artikel
Rating: 4.5

Tips Menghadapi Perubahan Cuaca untuk Anak Anda

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ




Perubahan cuaca tiba-tiba dari panas ke dingin atau sebaliknya yang sering terjadi belakangan ini bisa menyebabkan daya tahan tubuh manusia menurun, khususnya bagi anak-anak.  Untuk membantu mengurangi resiko anak anda mengalami gangguan kesehatan selama perubahan cuaca tersebut, beberapa tips berikut mungkin bisa membantu:
  1. Langkah pertama adalah anda harus pastikan asupan nutrisi ke tubuh anak anda cukup dan terjaga dengan baik. Nutrisi yang sesuai dengan tahap tubuh kembang anak anda wajib untuk anda perhatikan. Dari nutrisi makro yang meliputi karbohidrat, lemak, dan protein, sampai dengan nutrisi mikro yang meliputi vitamin dan mineral. Anak anda akan mempunyai energi yang cukup untuk melakukan kegiatannya sehari-hari selama masa perubahan cuaca asalkan ia mendapat nutrisi yang lengkap dan seimbang.
  2. Selanjutnya anda harus selalu menjaga kebersihan makanan yang anda berikan kepada anak anda. Perhatikan kebersihan mulai dari sumber makanan, cara pembuatan dan perlengkapan makanan anak anda.
  3. Sumber air juga harus dipastikan kebersihannya. Air yang dipakai mandi sampai dengan yang anak anda minum harus terjaga kebersihannya.
  4. Kebersihan lingkungan juga penting peranannya. Pastikan tempat bermain anak dan tempatnya beristirahat seperti tempat tidur terjaga juga kebersihannya.
  5. Payung dan jaket juga perlu anda berikan kepada anak anda agar ia tidak terlalu terekspos dengan perubahan suhu yang tiba-tiba. Payung bisa anak anda gunakan bila cuaca sedang panas, dan jaket penghangat akan sangat berguna bagi anak anda dalam menghadapi cuaca dingin.
Mudah-mudahan dengan mengikuti tips-tips di atas anak anda akan tetap terjaga kesehatannya dan tetap bisa melakukan semua aktifitasnya di sekolah dan di rumah walaupun terjadi perubahan cuaca yang tiba-tiba.
Sumber Artikel
Rating: 4.5

Tips Sehat di Cuaca Tak Menentu

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Musim pancaroba adalah musim di mana terjadinya perubahan cuaca dan temperatur secara tiba-tiba. Terkadang panas terik namun tidak lama kemudian terjadi hujan yang lebat, atau sebaliknya. Dalam menghadapi perubahan cuaca dan suhu yang tiba-tiba ini sudah pasti tubuh kita akan bekerja keras untuk menyesuaikan dengan temperatur sekitar. Karena itulah seringkali imunitas tubuh menjadi berkurang dan gampang terkena gangguan kesehatan, seperti batuk, flu, diare, tifus, dan lain-lain.
Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda lakukan agar tubuh tetap fit selama musim pancaroba:

1. Selalu mengkonsumsi makanan bergizi

Jika Anda selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi, tubuh anda akan memiliki daya tahan tubuh yang baik. Kandungan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral harus selalu ada dalam makanan yang anda konsumsi setiap hari.

2. Istirahat yang cukup

Daya tahan tubuh kita akan menurun jika kurang beristirahat dan sebaliknya jika kita istirahat cukup, daya tahan tubuh akan meningkat. Tidurlah selama  6-8 jam sehari agar tubuh mendapat istirahat yang cukup dan membantu pemulihan daya tahan tubuh setelah lelah beraktivitas.

3. Berolahraga

Sangat dianjurkan untuk melakukan olahraga minimal 3 kali dalam seminggu selama 30 menit. Olahraga yang dianjurkan adalah bersepeda, jogging, treadmill, senam, atau cukup berjalan kaki.

4. Konsumsi suplemen bila dibutuhkan

Jika aktivitas anda cukup padat sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi suplemen tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anda selama musim pancaroba. Suplemen yang dikonsumsi sebaiknya mengandung Vitamin C, Echinacea, dan Zinc. Suplemen tersebut terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh selama musim pancaroba.

5. Mengkonsumsi air minum yang cukup

Minumlah air putih minimal 8 gelas sehari agar tubuh kita siap menghadapi musim pancaroba. Air putih tersebut sebaiknya dikonsumsi dalam suhu ruangan (normal) dan tidak terlalu dingin. Minuman yang dingin akan mengakibatkan daya tahan tubuh kita menurun.

6. Kelola stres anda dengan baik

Anda dapat terhindar dari dampak negatif stres jika anda dapat mengelola stres anda dengan benar. Dampak negatif stres seperti berkurangnya nafsu makan dan sulit tidur bisa mempengaruhi daya tahan tubuh kita.

7. Menjaga kebersihan tubuh anda dan lingkungan

Jagalah selalu kebersihan makanan dan minuman yang anda konsumsi. Selain itu biasakan cuci tangan pakai sabun sesudah buang air besar, sebelum makan, dan sebelum mengolah bahan makanan. Menjaga kebersihan lingkungan juga penting untuk memberantas nyamuk, kecoa, dan lalat yang merupakan hewan-hewan pembawa bibit penyakit.
Itulah beberapa tips berguna yang bisa anda lakukan untuk tetap fit selama kita menghadapi musim pancaroba. Anda harus ingat bahwa mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.
Sumber 1
Sumber 2
Rating: 4.5

Infeksi Jamur Pada Kulit

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

 
Jamur pada kulit biasanya berkembang pada derah lipatan kulit tubuh yang cenderung selalu lembab seperti daerah di antara jari, area genital, dan area di bawah payudara.
Jamur di kulit dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut:
1. Penggunaan antibiotik
Bila dipakai secara berlebihan, antibiotik dapat mengurangi bakteri (baik) yang hidup di tubuh manusia dan berakibat berubahnya keseimbangan flora normal. Celah inilah yang dimanfaatkan oleh jamur untuk berkembang.
2. Penggunaan kortikosteriod
Kortikosteriod memang berguna untuk mengobati berbagai penyakit kulit dan peradangan namun pemakaian kortikosteroid berlebihan mengakibatkan menurunnya respon kekebalan dan hal ini bisa meningkatkan kondisi untuk pertumbuhan jamur.
3. Kompromi sistem kekebalan tubuh
Jika sistem kekebalan tubuh ditekan atau seseorang mengalami kekurangan sistem kekebalan tubuh maka tubuh akan kesulitan dalam menangkal semua jenis infeksi, termasuk infeksi jamur yang akan makin sulit untuk dikontrol.
4. Faktor lingkungan
jamur membutuhkan kelembaban untuk bereproduksi. Jamur akan berkembang biak di bagian kulit tubuh yang lembab dan di ruangan yang lembab, seperti kamar mandi.
Untuk mengobati dan mencegah jamur pada kulit anda bisa melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
  1. Konsultasikan ke dokter terdekat. Jamur adalah penyakit yang kadang cukup sulit untuk diobati.
  2. Gunakan obat yang diberikan dokter secara teratur. Obat jamur terdapat dalam sediaan oral atau topikal (obat luar) tergantung pada tipe infeksi yang anda derita. Anti jamur biasanya tersedia dalam bentuk lotion, krim, bedak, salep, shampo dan obat-obatan minum maupun injeksi.
  3. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Cegah infeksi jamur dengan rajin mencuci tangan atau kaki anda dengan sabun. Pastikan jangan membiarkan bagian tubuh anda selalu lembab dengan rajin mengganti baju, celana, pakaian dalam dan kaus kaki setiap hari.
Sumber artikel
Rating: 4.5

Manfaat Kompres Saat Anak Demam


Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada bayi atau anak-anak adalah demam. Demam pada dasarnya bukan penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Saat demam, tubuh sedang melakukan perlawanan terhadap infeksi virus atau bakteri.  Demam sebenarnya tidak berbahaya asalkan belum mencapai suhu 39-40 derajat celsius.
Salah satu cara untuk mengurangi demam adalah dengan cara mengompres. Cara ini memang terbukti dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang demam. Berikut ini adalah beberapa jenis kompres dan manfaatnya:
  1. Kompres Dingin

Kompres ini menggunakan es batu atau bisa juga dengan menggunakan handuk yang direndam ke dalam air es (dingin). Kompres ini dapat membantu dalam pembengkakan karena trauma atau mengontrol pendarahan. Selain itu kompres dingin juga berguna untuk menurunkan aktivitas ujung syaraf pada otot dan mengurangi nyeri.  (Konsensus Dokter anak IDAI) kompres dingin tidak lagi diberikan pada bayi dengan panas lebih dari 38,5 C, tetapi diberikan kompres hangat di ketiak, lipat paha badan dan punggung. Hal ini terkait dengan pemikiran bahwa dengan handuk hangat akan memberikan peningkatan aliran darah sekitar tubuh yang akan menyebabkan penurunan suhu badan kearah normal.
  1. Kompres Hangat

Kompres ini menggunakan kantong karet yang diisi air hangat atau handuk yang telah direndam air hangat. Kompres hangat dapat membuat otot tubuh lebih rileks, mengurangi rasa nyeri, memperlancar aliran darah, dan menurunkan demam.
Agar demam anak anda turun anda harus mengetahui cara mengompres yang benar. Berikut adalah cara mengompres yang benar ketika anak anda demam:
  1. Gunakan air hangat ketika mengompres dan bukan dengan air dingin (air es).
  2. Usap anda dengan menggunakan spon atau busa yang dibasahi dengan air hangat pada seluruh permukaan tubuhnya (termasuk lengan, badan dan tungkai). Setelah pengompresan selama 30-45 menit biasanya suhu tubuh akan turun.
  3. Jangan pernah menggunakan alkohol dalam mengompres karena alkohol akan terhirup dan diserap oleh kulit. Pada pemakaian yang berlebihan alkohol dapat menyebabkan koma.
  4. Kompres dengan air dingin dapat dilakukan pada kondisi suhu tubuh sangat tinggi (lebih dari 41 derajat celsius). Biasanya kondisi ini juga disebabkan oleh suhu lingkungan yang tinggi pula. Oleh karena itu letakkan anda anda di ruangan yang dingin.
  5. Ketika anak anda demam, letakkan ia di ruangan berpendingin udara atau kipas angin dengan suhu ruangan sekitar 23 derajat celcius.
  6. Ketika demam tidak disarankan untuk menggunakan pakaian yang tebal. Cukup gunakan pakaian tipis yang menyerap keringat. Bila anak anda menggigil itu adalah tanda bahwa suhu badannya akan meningkat jadi selimut atau jaket tidak diperlukan.
  7. Berikan anak anda minum yang banyak. Anda bisa memberikan jus buah, air putih atau susu. Cairan yang masuk ke dalam tubuh akan membantu mengurangi demam tubuh anak anda.
Sumber Artikel 1
Sumber Artikel 2

10 Tempat yang Mengandung Banyak Kuman

Penyebab penyakit bisa ada di mana saja, bahkan ketika orang sedang bekerja. Dan produktivitas kerja akan semakin berkurang ketika seseorang mengidap flu atau batuk. Pencegahan terhadap penyakit-penyakit sebetulnya tidak sulit . Satu hal yang sangat penting dilakukan adalah mencuci tangan pakai sabun setelah menyentuh benda-benda atau tempat-tempat dibawah ini:
1. Telepon selular
Berdasarkan penelitian dari rumah sakit Northen Irelan, hampir semua telepon selular dan telepon meja mengandung bakteri yang berkembang dan 15 % dari telepon tersebut mengandung bacteria yang bisa mengakibatkan infeksi. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa 16 % dari tombol telepon genggam mengandung bakteri juga. Usahakan selalu mencuci tangan pakai sabun sesudah mengirimkan pesan atau menekan tombol telepon.
2. Pom Bensin
Riset membuktikan bahwa 71% pegangan pom bensin mengandung bacteria yang bisa menyebabkan penyakin. Menurut penelitian yang dilakukan oleh dr. Gerba dari universitas Arizona menyatakan bahwa sangat tidak disarankan untuk menyentuh pegangan pom bensin dikarenakan adanya bakteri mematikan tersebut. Disarankan untuk selalu menggunakan sarung tangan dan menggunakannya sebelum menyentuh pegangan pompa bensin.
 3. Menu Restoran
Berpikirlah dua kali jika hendak pergi ke restoran atau tempat makan terkenal, karena bisa jadi sudah beratus-ratus orang yang sudah menyentuh menu tersebut. Solusinya cukup sederhana, yaitu meletakkan menu tersebut diatas piring atau alas meja, dan cucilah tangan setelah memesan menu di restoran tersebut.
4. Buah Lemon dan  Penyangga Lemon
Para peneliti mencoba memesan 21 minuman dari berbagai restoran yang berbeda. Dari hasil penelitian tersebut, mereka menuliskan dalam jurnal kesehatan bahwa terdapat 25 mikroorganisme yang beraneka ragam yang ada dalam lemon dan penyangga lemon, termasuk bakteri penyebab tbc , yaitu E. Coli.
5. Tempat Bumbu
Seperti halnya menu restoran, botol kecap dan pengaduk garam tidak akan pernah bersih dan terus berpindah tangan dari satu tangan ke ratusan tangan yang lain. Menurut banyak pusat kesehatan dan peneliti Dr. Kelly Raynold, banyak orang tidak mencuci tangan sebelum makan. Dia juga menyatakan bahwa serbet juga tidak akan banyak menolong karena terlalu banyak mikroorganisme yang ada di dalamnya. Mencuci tangan atau menggunakan pencuci tangan instan merupakan solusi terbaik.
6. Pegangan Pintu Kamar Mandi
Mencuci tangan sebelum makan tidaklah cukup, masih ada hal lain yang perlu dilakukan yaitu menghindari pintu kamar mandi. Penelitian pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 82% dari orang yang mencuci tangan, akan tetapi hanya 18% yang menghindari pegangan pintu toilet. Gunakan kaki untuk menyiram toilet dan setelahnya mencuci tangan dengan sabun, gunakan kertas tisu untuk membuka pintu. Hal ini sangat berguna untuk mencegah kontaminasi kuman.
7. Kereta belanja
Penelitian terbaru dari Virology fakultas kedokteran menyatakan bahwa demam dan flu bisa bertahan selama 18 jam di tangan. Ditambah lagi dengan keranjang belanja yang digunakan banyak orang sangat berpotensi mengandung bakteri. Nyatanya, banyak orang menderita sakit untuk itu, beberapa supermarket menyediakan antiseptic di depan toko mereka. Pakailah antiseptic sebelum dan sesudahnya.
 8. Pesawat
Menghabiskan beberapa jam dengan banyak orang dalam satu tempat seperti pesawat sangat berpotensi untuk menularkan flu. Studi kasus yang dilakukan oleh Universitas Florida menunjukkan terdapat banyak bakteri E. Coli dalam pemukaan pesawat, termasuk kursi dan pegangan pintu kamar mandi. Mungkin banyak dari kita akan tertawa melihat ada orang yang memakai masker, akan tetapi hal tersebut sangatlah berguna untuk pencegahan flu. Jika tidak memungkinkan untuk memakai masker, usahakan untuk membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih tinggi dengan makanan yang bergizi. Setelah berlibur usahakan untuk memakan buah beri dan brokoli serta teh hijau.
9.       Makanan Gratis
Penelitian dari departemen kesehatan menunjukkan bahwa ketika batuk dan bersin, orang cenderung untuk menutupnya dengan tangan. Bisa dibayangkan bagaimana makanan gratis tersentuh oleh tangan orang yang menderita flu. Kuman akan dengan mudahnya berpindah.
10.   Eskalator
Eskalator di New York mengandung 3 juta kuman pseudomonas putida, bakteri kotor. Bakteri-bakteri tersebut bisa membuat kekebalan tubuh menjadi menurun. Peniliti dari New Jersey menyatakan bahwa bakteri tersebut bisa bersarang di banyak tempat-tempat umum. Sekali lagi, gunakan cuci tangan dengan sabun atau antiseptik instant untuk tangan.

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Demam Tifoid




Pengertian dari demam Tifiod adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Penyakit ini merupakan penyakit endemis di negara-negara yang memiliki sistem sanitasi dan lingkungan yang buruk seperti di kebanyakan negara-negara berkembang.
Berikut adalah penyebab demam Tifoid:

1. Tidak membiasakan cuci tangan pakai sabun setelah buang air kecil atau besar.

Hal ini dapat menyebabkan bakteri Tifoid dengan mudah tersebar ke dalam makanan dan minuman karena bakteri tifiod bisa kita temukan di dalam air kemih dan tinja penderita.  Karena itulah biasakan cuci tangan pakai sabun setelah buang air kecil atau besar dan sebelum menyentuh makanan.

2. Penyebaran bakteri melalui lalat

Lalat adalah hewan yang terbiasa di hidup di lingkungan yang kurang bersih. Bila lalat menyentuh tinja penderita lalu kemudian menyentuh makanan, bakteri Salmonella typhi bisa dengan langsung menyebar di makanan tersebut. Karena itu tutup makanan dengan tudung saji agar terhindar dari lalat.
Gejala demam Tifoid akan mulai timbul secara bertahap dalam 8 sampai 14 hari setelah penderita terinfeksi. Berikut adalah gejala-gejalanya:
  1. Sakit kepala
  2. Nyeri sendi
  3. Sakit tenggorokan
  4. Sembelit
  5. Penurunan nafsu makan
  6. Nyeri perut
  7. Demam
  8. Sakit kepala
  9. Terkadang penderita juga akan merasa nyeri saat buang air kecil dan batuk yang disertai darah yang keluar dari hidung.
  10. Timbul bintik-bintik kecil berwarna merah muda di dada dan perut pada minggu kedua selama 2-5 hari (hanya terjadi pada sekitar 10% penderita demam Tifoid).
Demam Tifoid dapat disembuhkan dengan pengobatan sebagai berikut:
  1. Istirahat total (tirah baring) selama 2 minggu.
  2. Mengkonsumsi antibiotik yang tepat. Biasanya penderita demam Tifoid diberi kloramfenikol 100mg/kg/hari dibagi dalam 4 dosis selama 10 hari. Antibiotik jenis ini tidak bisa diberikan bila jumlah leukosit penderita < 2000 ul. Penisilin atau kotrimoksazol bisa juga digunakan untuk pasien yang alergi.
Terkadang makanan akan diberikan melalui infus sampai tubuh penderita mampu mencerna makanan padat. Antiobiotik berspektrum luas akan diberikan bila terjadi perforasi usus. Dan pembedahan mungkin perlu dilakukan agar bagian usus yang mengalami perforasi dapat diperbaiki atau diangkat.
Sumber Artikel

Makanan Sehat dan Manfaatnya untuk Anak-Anak

Sebagai orang tua kita wajib memberikan anak kita makanan yang sehat agar asupan gizinya tercukupi. Berikut adalah beberapa bahan makanan sehat untuk anak anda lengkap dengan manfaatnya:
Kacang Merah

Kacang merah mengandung vitamin B, protein, kalsium, fosfor, dan zat besi. Untuk anak-anak kacang merah bermanfaat untuk pertumbuhan tulang mereka yang memang masih dalam taraf pertumbuhan. Agar anak-anak suka untuk mengkonsumsinya, anda bisa mencampur kacang merah ke dalam campuran es atau dibuat menjadi bubur
Brokoli

Brokoli mengandung kandungan kalsium yang tinggi. Jika 1 mangkok brokoli direbus, nilai kalsiumnya sama dengan kalsium dalam segelas susu. Selain kalsium yang bermanfaat untuk anak-anak di masa pertumbuhan, brokoli juga kaya vitamin C. Asupan vitamin C yang pas, 90 mg perhari, akan membantu tubuh anak anda lebih mudah menyerap zat besi.
Wortel

Wortel adalah sumber vitamin A yang sangat penting untuk pertumbuhan si kecil, khususnya penglihatannya. Selain baik untuk penglihatan anak, vitamin A yang terkandung di dalam wortel bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak.
Kedelai

Makanan berbahan dasar kedelai, seperi tempe dan tahu, mengandung zat besi, kalsium, potassium serta protein tinggi. Zat-zat tersebut sangat bermanfaat untuk pertumbuhan anak-anak. Selain bermanfaat untuk pertumbuhan, kedelai juga mampu mencegah munculnya penyakit pada anak-anak dan mampu membantu mengatasi sulit buang air.
Bayam

Salah satu keistimewaan bayam adalah memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Zat ini sangat penting untuk memastikan anak anda tidak kekurangan darah atau anemia selama masa pertumbuhan. Selain itu bayam bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan anak anda karena bayam mengandung 20 persen dari kebutuhan serat untuk tubuh.
Sumber Artikel 1, 2, 3, 4, 5

5 Antibiotik Alami untuk Melawan Bakteri Jahat

Saat ini para dokter cenderung untuk berhati-hati dalam memberikan resep antibiotik. Hal ini mereka lakukan bukan untuk membuat pasiennya menderita lebih lama, melainkan para dokter tersebut saat ini sedang berhati-hati dalam memberikan resep  sesuai kebutuhan medis dan tidak memberi resep antibiotik dengan mudah tetapi memberikan dengan indikasi yang kuat dan secara medis memang harus mendapat antibiotika dengan dosis cukup dan waktu pemberian yang cukup sesuai berat badan dan berat ringannya penyakit.
Hal ini mereka lakukan karena pemberian antibiotik dan obat-obatan modern selama ini telah membuat beberapa bakteri kebal terhadap antibiotik. Jika dokter tersebut menilai bahwa anda benar-benar membutuhkannya untuk melawan infeksi maka barulah resep antibiotik akan diberikan kepada anda.
Kalau hanya untuk penyakit ringan, flu, dan batuk anda bisa mengkonsumsi makanan sehat, herbal, ekstrak tumbuhan yang bermanfaat sebagai pengganti antibiotik. Berikut adalah lima antiobtik alami yang bisa anda coba khasiatnya:
Bawang Merah

Bawang merah mengandung belerang yang dipercaya banyak orang mengandung antibakteri dan zat diuretik. Sirup atau obat yang terbuat dari bawang merah berkhasiat sebagai ekspekstoran yang membantu mengeluarkan lendir dari bronkus, paru-paru, dan trakea. Selain itu sirup atau obat yang terbuat dari bawang merah berkhasiat untuk melawan radang dan memperlancar aliran darah.
Bawang Putih

Sudah sejak dahulu bawang putih dipercaya sebagai antibiotik alami karena mampu melawan flu dan demam. Kandungan allicin yang ada di dalam bawang putih memiliki rasa dan bau yang kuat, serta mempunyai zat theurapeutic yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan terapi penyembuhan penyakit.  Menurut hasil penelitian, bawang putih mampu menurunkan kadar kolesterol dan menurunkan tekanan darah. Bahkan berdasarkan hasil penelitian belum lama ini, bawang putih terbukti lebih efektif untuk mengobati keracunan makanan dibanduungkan dengan obat-obatan modern.
Teh Hijau

Memang benar teh hijau bukan antibiotik yang kuat, namun berdasarkan hasil penelitian teh hijau mampu membantu kinerja antibiotik. Teh hijau mengandung aktioksidan yang tinggi dan sangat bermanfaat bagi tubuh. Teh hijau mengandung kafein yang rendah dan mampu membuat bakteri lemah terhadap antibiotik.
Madu

Madu bermanfaat untuk infeksi dan luka, terutama jika menggunakan madu Manuka. Madu ini berasal dari lebah yang secara eksklusif diberikan tanaman manuka di Australia dan Selandia Baru. Madu Manuka ini terkenal mengandung antibiotik. Enzim antimikroba yang terkandung dalam madu ini akan mengeluarkan hidrogen peroksida yang mampu menghalangi pertumbuhan bakteri pada infeksi bakteri internal dan eksternal, seperti radang perut. Dengan setetes saja madu Manuka, infeksi akan teratasi.

Echinacea

Tumbuhan ini bila dalam bentuk ekstrak mampu melawan berbagai bakteri, gigitan serangga, dan juga virus. Selain itu, echinacea juga bermanfaat untuk merangsang sistem kekebalan tubuh agar sel darah putih lebih kuat dan efektif dalam melawan infeksi. Berdasarkan hasil penelitian, dengan mengkonsumsi suplemen Echinacea secara rutin, daya tahan tubuh anda lebih kuat dan tidak mudah terkena penyakit, seperti pilek. Namun tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi supplemen ini secara terus menerus karena efektivitasnya akan berkurang. Disarankan mengkonsumsinya hanya selama beberapa pekan saja, terutama saat anda sakit dan daya tahan tubuh sedang menurun.
Sumber Artikel

Cara Penularan Penyakit


Di dalam kehidupan manusia, ada beberapa mikroorganisme yang selalu berhubungan dengan manusia selama hidupnya. Berbagai macam mikroorganisme seperti bakteri, basil, parasit hingga jamur sangatlah mendominasi keterikatan manusia dengan mikroorganisme tersebut. Namun, manusia tidak perlu khawatir akan hal itu mengingat manusia memiliki system kekebalan tubuh yang ampuh sehingga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang disebabkan mikroorganisme tersebut.
Akan tetapi ada beberapa hal yang bisa mengakibatkan kekebalan tubuh manusia menjadi melemah sehingga mikroorganisme menyebabkan banyak penyakit yang menjangkit tubuh manusia. Akan tetapi, manusia bisa membuat kekebalan buatan yaitu melalui antibiotic atau obat-obatan lainnya. Untuk bisa mencegah mikroorganisme tetap menjauh dari tubuh, ada beberapa cara yang membuat microorganisme masuk ke dalam tubuh manusia, yaitu:
  1. Saluran nafas, masuk ke dalam saluran nafas dan menyebabkan Influenza
  2. Saluran Pencernaan, menyebabkan typhus dan disentri
  3. Permukaan Kulit, terkontaminasi melalui vector perantara
  4. Saluran Kemih
  5. Daerah Ginekologis yang menularkan virus hepatitis
  6. Daerah Anus, menularkan virus HIV
  7. Daerah lubang telinga yang sudah bocor
  8. Melalui Gigi yang berlubang
  9. Peredaran darah, melalui jarum suntik
  10. Plasenta pada janin
  11. Tali Pusat yang bisa menularkan tetanus.
Pintu yang paling mudah untuk dimasukkan microorganisme adalah saluran nafas. Saluran yang paling rentan kontaminasi yaitu saluran pencernaan. Semua pencegahan atas penyakit yang ditularkan oleh mikroorganisme dapat dicegah dengan cuci tangan pakai sabun yang tepat dan benar dengan sabun anti bakteri dan mikroorganisme, serta tidak lupa untuk membilasnya dengan air yang mengalir.
Salam Sehat

Mitos dan Fakta Salah Tentang Kesehatan yang Perlu Ibu Ketahui




Saat ini cukup banyak mitos dan fakta salah tentang kesehatan beredar di masyarakat.Hal ini penting untuk diketahui dan berikut adalah beberapa mitos dan fakta yang salah tentang kesehatan yang perlu para ibu ketahui:
1. Mitos: Dahak dan lendir yang berwarna kuning/hijau harus diberikan antibiotika.
Fakta: Tidak selalu dahak/lendir yang berwarna kuning/hijau harus diberi antibiotika, karena terkadang hal tersebut disebabkan oleh virus. Perubahan warna dahak atau lendir menjadi kuning/hijau kental tersebut adalah perjalanan klinis dari infeksi saluran pernapasan atas karena virus, dan pemberian antibiotika bukan solusi yang tepat.
2. Mitos: Jika demam, batuk, dan pilek tidak diberi antibiotik penyembuhannya akan lama
Fakta: Infeksi saluran napas atas sebagian besar disebabkan oleh infeksi virus. Biasanya infeksi yang disebabkan oleh virus akan sembuh dengan sendirinya. Jika infeksi disebabkan oleh bakteri tertentu dan tidak diberi antibiotik maka infeksi tersebut tidak akan sembuh dan bukan proses kesembuhannya yang lama.
3. Mitos: Sinusitis harus diberi antibiotika
Fakta: Pemberian antibiotik pada penyakit sinusitis terbukti tidak bermanfaat. Hal ini berdasarkan penelitian baru yang diterbitkan dalam the Lancet. Analisa terhadap beberapa penderita sinusitis memperlihatkan bahwa ternyata obat-obatan tidak akan ada bedanya, bahkan bila pasien sinusitis tersebut telah menderita sinusitis selama lebih dari tujuh hari.
4. Mitos: Anak-anak lebih sering diberi antibiotioka oleh dokter ketimbang orang dewasa.
Fakta: Sebenarnya orang dewasa lebih sering diberi antibiotika oleh dokter dibandingkan kepada anak-anak. Hal ini karena biasanya orang tua sangat takut ketika anaknya diberi antibiotika.
5. Mitos: Demam atau demam tinggi harus diberi antibiotika
Fakta: Demam bisa disebabkan oleh infeksi virus, atau tidak semua infeksi virus ringan. Beberapa infeksi virus dapat menimbulkan demam tinggi, seperti pada demam berdarah. Infeksi virus yang disertai oleh demam biasanya hanya terjadi demam tinggi di hari pertama dan kedua. Kemudian pada hari ketiga sampai kelima hanya demam ringan. Bila demam tinggi terjadi sampai hari ketiga sampai ke lima maka sebaiknya segera ke dokter.
Sumber Artikel

Waspada Diare Pada Anak




Semua orang tua mungkin pernah merasakan anak mengalami diare. Walaupun sebagian besar sembuh dengan sendirinya tetapi diare merupakan penyakit yang harus sangat diwaspadai karena diare merupakan penyakit yang sampai saat ini menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak. Pada negara berkembang  diare menduduki 5 besar penyebab kematian pada anak sedangkan di Indonesia menajdi penyebab tertinggi kematian pada bayi yaitu 42% dan anak yaitu 25,2%.
Diare didefinisikan sebagai perubahan konsistensi atau frekuensi buang air besar dibandingkan biasanya. Ada pula definisi yang menyebutkan diare lebih dari 3 kali perhari disertai perubahan konsistensi menjadi lebih cair dengan atau tanpa disertai lendir dan darah. Diare dapat disebabkan bermacam-macam hal seperti infeksi virus, bakteri, parasit atau intoleransi (ketidakmampuan saluran pencernaan dalam mengolah suatu zat dalam tubuh). Penularan diare adalah fekal(tinja) – oral(mulut) yaitu masuknya makanan atau minuman yang tercemar kuman dan biasanya kuman tersebut berasal dari tinja seseorang. Kuman terbanyak penyebab diare di negara berkembang adalah Rotavirus, Escherichia coli, Shigella, Campylobacter jejuni, Giardia dan Cryptosporidium.
Bagaimana mengobati diare? Karena penyebab tersering diare adalah virus maka diare sebagian besar akan sembuh dengan sendirinya. Pengobatan yang perlu dilakukan adalah :
  1. menjaga agar anak tidak mengalami dehidrasi selama diare tersebut (rehidrasi). Mencegah dehidrasi dapat dilakukan dengan memberikan cairan rumah tangga seperti air putih, kuah sup, kuah sayur, kaldu ayam atau dengan cairan oralit. Jumlah cairan yang dibutuhkan adalah 10 ml/kg berat badan tiap anak BAB. Contoh seorang anak berat 10 kg maka setiap anak BAB maka anak tersebut harus minum 100 ml untuk menggantikan cairan yang hilang. Atau bisa juga dengan cara mudah yaitu berikan 50 – 100 ml cairan tiap BAB pada anak kurang dari 2 tahun dan 100-200 ml pada anak usia lebih dari 2 tahun.
  2. Penggunaan antibiotika tidak dianjurkan pada diare karena virus. Penggunaan antibiotika hanya dianjurkan pada diare karena bakteri (disentri) yang memiliki gejala diare berlendir dan atau berdarah. Selain itu antibiotika dipertimbangkan pada diare lebih dari 1 minggu.
  3. Pemberian vitamin zinc merupakan penemuan terbaru pada terapi diare. Banyak literatur menunjukkan bahwa vitamin zinc selama 10-14 hari mempercepat penyembuhan diare dan dapat mencegah terjadinya diare dikemudian hari.
  4. Bila anak diare pastikan anak tetap makan dan minum dengan baik karena dengan nutrisi yang baik maka diare akan lebih cepat teratasi.
Perlu diingat diare dapat menyebabkan kematian. Selain itu diare akan menyebabkan beban ekonomi bertambah yaitu untuk biaya pengobatan dan sering kali untuk biaya perawatan di rumah sakit. Anak yang sering mengalami diare juga pada akhirnya akan mengalami kekurangan gizi sehingga bila berlanjut akan berdampak pada tumbuh kembang anak tersebut.

Waspada Biang Keringat Pada Anak




Biang keringat yang sering terjadi pada kulit anak-anak  adalah ruam di kulit yang menyebabkan gatal-gatal. Walaupun paling sering menimpa anak-anak, sebenarnya biang keringat bisa menyerang usia berapa pun, termasuk orang dewasa. Batang tubuh dan paha adalah bagian tubuh yang paling sering membentuk biang keringat.
Penyebab
Penyumbatan pada pori-pori yang berasal dari kelenjar keringat adalah penyebab terjadinya biang keringat. Tubuh akan mengeluarkan keringat pada saat cuaca panas, namun karena pori-pori tersumbat, keringat tertahan di dalam kulit yang akhirnya menyebabkan biang keringat yang berupa benjolan kecil berwarna merah.
Gejala
Iritasi dan gatal-gatal akan terjadi jika saluran kelenjar keringat pada kulit tersumbat yang mengakibatkan keringat tertahan kemudian terjadinya peradangan. Biasanya biang keringat tampak seperti benjolan kecil kemerahan atau lepuhan yang sangat kecil di kulit.
Diagnosa
Diagnosis biang keringat bisa didasarkan pada gejala dan hasil pemeriksaan fisik penderita.
Pengobatan
Mengurangi pembentukan keringat adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah yang timbul akibat biang keringat. Usahakan kulit Anda tetap dingin dan kering. Selain itu yang tidak kalah penting adalah selalu hindari keadaan yang dapat meningkatkan pembentukan keringat. Anda juga bisa menggunakan lotion yang mengandung corticosteroid yang terkadang juga ditambah mentol sedikit.
Pencegahan
Berikut adalah beberapa tips untuk melindungi anak Anda atau diri Anda sendiri dari biang keringat:
  1. Selalu gunakan pakaian dalam lembut, pakaian katun, dan ringan pada saat musim panas. Hindari pakaian yang terlalu hangat pada saat musim dingin.
  2. Selalu hindari memakai pakaian yang terlalu ketat agat kulit tidak iritasi.
  3. Ketika cuaca panas, meneduhlah di tempat yang teduh, mempunyai kipas angin  atau berpendingin ruangan.
  4. Gunakan air dingin ketika mandi dan jangan lupa menggunakan sabun yang tidak membuat kulit kering.
  5. Jangan menggunakan minyak atau krim, karena barang-barang tersebut tidak dapat mencegah biang keringat dan dapat menghalangi pori-pori kulit.
Sumber Artikel

Tetap Tenang Saat Menghadapi Si Kecil Mimisan




Seringkali kita melihat anak beraktifitas tidak ada hentinya. Memutari ruang keluarga, pindah ke ruang makan, berlarian dan terus dilakukan seperti tidak pernah merasa lelah. Saat bermain tiba-tiba anak menghampiri ibu dengan hidung mengeluarkan darah yang biasa kita sebut dengan mimisan. Bila menemukan kejadian seperti ini, ibu berusahalah untuk tetap tenang.
Bagian dalam hidung dilapisi oleh selaput lendir yang selalu basah. selaput lendir ini banyak mengandung jalinan pembuluh darah. Bila pembuluh darah tersebut pecah, terjadilah mimisan.
Mengutip catatan Dr. Hardiono D. Pusponegoro SpA(K)
Divisi Saraf Anak, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM, Jakarta.
Perlu ibu ketahui beberapa penyebab mimisan, antara lain:
1. Trauma, semacam benturan atau hantaman dibagian hidung dan sekitarnya.
2. udara disekitar, udara yang terlalu panas menyebabkan selaput lendir di hidung menjadi kering dan pecah. Udara yang terlalu dingin, seperti suhu AC pada malam hari juga bisa membuat pembuluh darah hidung pecah.
3. Sistemik, bila alasan anak mimisan demikian biasanya mimisan terjadi karena mengidap sakit seperti leukimia, hipertensi, demam berdarah atau saat mimisan terjadi setelah meminum obat dengan dosis yang tidak tepat.
4. Mencium bahan kimia seperti asam sulfat, bensin dan amonia.
Mencegah mimisan bisa dilakukan dengan beberapa cara, sebagai berikut:
1. Anak suka memasukan sesuatu benda seperti busa, pensil, mainan atau peralatan kecil lainnya. Perhatikan hal tersebut sebaiknya dicegah dan berikan pengertian kepada anak mengenai kebersihan dengan lebih sering agar anak lebih mengerti.
2. Hindari benturan pada area hidung dan sekitarnya.
3. Hindari anak kontak langsung dengan asap rokok.

Pertolongan bila anak mimisan:
  1. Posisikan setengah duduk agar posisi hidung lebih tinggi dari jantung. Sementara ajarkan anak untuk bernafas dari mulut. Tekan beberapa lama seluruh bagian hidung untuk mematikan pendarahan.Hindari posisi terlentang agar aliran darah ke hidung tidak semakin cepat.
  2. Sumbat dan tekan hidung dengan perlahan dengan tisu atau kain berbahan halus, lakukanlah selama beberapa menit. Bila pendarahan masih terjadi lakukan sekali lagi. Bila sudah lebih dari 10 menit masih terjadi segera hubungi dokter anak Anda segera.
  3. Bila ibu sedia daun sirih dirumah, setelah cuci dengan bersih, ibu bisa gunakan untuk meredakan mimisan. Tempel sirih dihidung. Sirih merupakan adstringent, berfungsi untuk menciutkan pembuluh darah. Tapi tidak dianjurkan mengingat sterilisasinya kurang terjaga.
Sumber Artikel

Berbagai Jenis Penyakit Kulit



Kulit adalah organ tubuh manusia yang akan pertama kali merasakan rangsangan dari luar seperti rasa sakit, sentuhan, dingin, panas, dan lain-lain. Berikut ini adalah fungsi-fungsi dari kulit:
  1. Sebagai pelindung permukaan dan pertahanan tubuh.
  2. Sebagai pemelihara suhu tubuh.
  3. Sebagai media untuk membuang kotoran-kotoran tertentu.
  4. Tempat produksi vitamin D yang berasal dari sinar ultraviolet.
Karena kulit sangat penting, menjaga kesehatan kulit menjadi sangat perlu untuk dilakukan. Kulit juga memiliki nilai estetika disamping sebagai pelindung tubuh. Penampilan anda akan tampak lebih indah untuk dipandang jika kita memiliki kulit yang bersih, sehat dan terawat.
Beberapa faktor penyebab gangguan kulit adalah:
  1. Cuaca atau iklim
  2. Lingkungan tempat tinggal
  3. Kebiasaan hidup yang tidak sehat
  4. Alergi
  5. Dan lain-lain
Berikut adalah beberapa jenis penyakit kulit:

1. Eksim (Ekzema)

Penyakit eksim dikenal dengan nama dermatitis adalah kelainan kulit yang tampak meradang dan iritasi. Tanda-tanda eksim antara lain kulit yang bersisik, kemerah-merahan, terasa gatal pada malam hari (eksim kering), pecah-pecah, bengkak, munculnya gelembung kecil yang berisi air atau nanah, melepuh, dan terasa panas jika terjadi infeksi sekunder oleh bakteri. Umumnya eksim ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma. Alergi terhadap rangsangan zat kimia tertentu yang terdapat dalam detergen, sabun, kosmetik dan obat-obatan adalah salah satu penyebab penyakit eksim. Selain itu dapat juga disebabkan oleh alergi terhadap jenis makanan tertentu, alergi serbuk sari tanaman, iklim, debu, dan gangguan emosi.

2. Kudis (Skabies)

Penyakit kulit ini disebabkan oleh tungau yang bernama Sarcoptes scabiei var hominis. Kebiasan kurang menjaga kebersihan tubuh adalah salah satu penyebab penyakit kulit ini.  Rasa gatal  terutama di bagian sela-sela jari tangan, di bawah ketiak, pinggang, alat kelamin, sekeliling siku, area sekeliling puting susu, dan permukaan depan pergelangan adalah beberapa gejala dari penyakit kulit ini dan biasanya rasa gatal tersebut terjadi di malam hari. Penyakit ini sangat mudah menular melalui sentuhan dengan penderita atau menyentuh barang-barang yang digunakan oleh penderita. Pencegahan dilakukan dengan menghindari kontak orang yang terinfeksi selain menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Pengobatan perlu diberikan kepada seluruh pihak yang berada dekat dengan penderita pada waktu bersamaan, walaupun belum ada gejala. Pakaian, handuk, seprai dan barang-barang yang bersentuhan dengan kulit sebaiknya dicuci dan disetrika untuk mencegah penularan.

3. Kurap

Penyakit kurap dikenal sebagai tinea. Jamur yang disebut dermatophytes adalah penyebab dari penyakit kulit ini. Bercak merah berbentuk lingkaran pada kulit lingkaran yang bersisik dengan daerah aktif pada pinggir lesi, dan gatal adalah beberapa gejala dari penyakit kurap. Keadaan yang lembab dan kurang menjaga kebersihan kulit tubuh adalah penyebab utama timbulnya kurap. Penularan mudah terjadi pada orang yang bertukar pakai pakaian dengan orang yang berpenyakit ini. Kebersihan diri dan pakaian perlu dijaga untuk mencegah jamur penyebab kurap ini. Bagian tubuh yang paling sering terkena adalah badan (tinea corposis), kepala (tinea capitis), kaki (tinea pedis, or athlete’s foot’), atau lipatan paha (tinea cruris).

4. Bisul (Furunkel)

Penyakit kulit ini adalah infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan pada satu fortikel rambut dengan gejala berupa tonjolan yang agak merah, terasa panas dan berisi nanah yang membentuk di bawah kulit. Penyebab infeksi umumnya adalah bakteri Staphylococcus aureus.  Bisul dapat tumbuh di semua bagian tubuh, namun yang lebih besar kemungkinannya adalah di bagian tubuh yang lembab, banyak mengeluarkan keringat atau mengalami gesekan dan area yang terdapat banyak rambut, seperi lipat paha, leher, wajah, ketiak, dan lain-lain. Adanya infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada kulit yang melalui folikel rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat yang kemudian menimbulkan infeksi lokal adalah penyebab timbulnya bisul. Penderita bisul biasanya adalah orang yang tidak menjaga kebersihan kulit tubuhnya, dan berisiko tinggi pada beberapa orang dengan sistem imun yang lemah, diabetes, jerawat atau masalah kulit lainnya.

5. Campak (Rubeola/Measles)

Penyakit Campak adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak yang termasuk golongan Paramyxovirus. Kelainan kulit pada penyakit ini merupakan salah satu gejala.   Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak gatal bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol). Penyebaran ruam awalnya   tampak di wajah, yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam kemudian menyebar ke batang tubuh, lengan dan kaki, sementara ruam di wajah mulai memudar.  Penularan campak terjadi melalui percikan saluran nafas. Penyakit Campak dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksin yang tersedia biasanya merupakan vaksin gabungan dengan penyakit gondongan dan campak Jerman (Measles,   Mumps dan Rubella (MMR)). Umumnya yang terserang adalah anak yang belum vaksinasi campak atau remaja/dewasa yang belum vaksinasi kedua.
Sumber Artikel 1 
Sumber Artikel 2

Cegah Anak Cacingan

Setiap orang memiliki kemungkinan terkena cacingan. Anak-anak dan balita lebih rentan terkena dibandingkan orangtua. Tanda yang paling mudah dikenali adalah ketika anak suka mengeluh gatal pada lubang anus mereka.
Bila anak merasakan hal ini dikarenakan cacing beraktivitas dalam tubuh mereka. Sebagai orangtua tentunya kita harus menjaga anak agar terhindar dari hal tersebut.
Tips hindari anak dari cacingan:
- Sebagai orangtua, kita harus menjaga dan mencontohkan kebersihan terhadap anak kita. Terutama saat menyiapkan makan untuk anak dan keluarga. Cuci bersih bahan makanan yang akan dimasak dan juga alat makan yang akan dipergunakan, baik untuk memasak ataupun dipergunakan untuk makan.
- Mandikan anak minimal 2 kali sehari agar anak terbebas dari kuman-kuman termasuk cacing yang menempel.
- berikan makanan bergizi dan vitamin sesuai kebutuhan anak
- Ajarkan anak untuk terbiasa mencuci tangan pakai sabun dan membilasnya hingga bersih. Tidak cukup membasuk telapak tangan saja. Perhatikan bagian terselip dibawah kuku.
- Berikan mainan yang bersih dan aman untuk anak
- Jangan biarkan anak bermain tanah, terlebih bila tanah tercemar tinja atau kotoran lainnya.
- Biasakan menggunakan alas kaki bila anak beraktifitas diluar rumah
- Potonglah kuku anak secara rutin, perhatikan kotoran yang terselip dibawah kuku.

Cara mengobati Cacingan:
- Bila anda menemukan gejala cacingan pada anak, segera beri anak obat cacing cair.
- bila gejala yang nampak tidak membaik, periksakan ke dokter anak dan konsultasikan segera, dokter akan memberikan dosis yang tepat dengan berat badan anak pada kasus anak mengeluarkan cacing pada tinja dan atau muntahan.
- Pada anak yang mengalami anemia dokter juga akan memberikan obat penambah darah sesuai dengan usia anak.

Cek Online Tagihan Listrik